Menyajikan Alakadarnya


Tahun Baru, Diary Digital Baru
26 Desember 2007, 3:31 am
Diarsipkan di bawah: Tips n Trik

Tahun 2008 segera datang, biasanya kita akan merencanakan sesuatu buat tahun yang akan datang. Misalnya dengan menulis kejadian2 tiap harinya pada sebuah buku yang sering disebut “Buku Diary“.

Jaman telah berubah sekarang jamannya digital.
Makanya ada juga program yang mengelola kejadian harian kita, namanya “Diary One“. Caranya gampang cukup klik-klik aja nanti juga tau…. hehehe.

Biar tiap-tiap kejadian bisa dikenang dan bisa cerita sama anak – cucu kita. Nikah aja belum :( …..  karena sebagai manusia tidak luput dari lupa.

So ‘Met mencoba …

Dowload disini



ANGKOT SETAN
26 Desember 2007, 2:35 am
Diarsipkan di bawah: Ngakak

Katanya sih benar2 terjadi di daerah Rawamangun dan Kampung Melayu
dan daerah Bogor
ANGKOT SETAN

Kurang lebih pukul 10 malam, Seorang wanita tengah baya (nenek-nenek
untuk lebih tepatnya), berumur sekitar 63 tahun sedang menuju pulang setelah
berbelanja buah-2an di toko buah di daerah rawamangun, yang tidak jauh
dari rumahnya..

Sudah kurang lebih 20 menit sang nenek menunggu angkot (mikrolet) yang biasa dinaikinya pulang..tapi angkot yang ditunggu tak kunjung tiba.
Memang biasanya angkot tersebut sudah berhenti beroperasi pada pukul 21.30 paling malam, namun entah mengapa, sang nenek merasa bahwa masih ada angkot yang akan membawanya pulang…

Setelah 35 menit menunggu..akhirnya benar, angkot yang ditunggu sang
nenek muncul. Hal yang tidak biasa terjadi… Lalu naiklah sang nenek ke dalam angkot yang berisi 3 orang.. 1 orang supir dan 2 orang penumpang lain yang kedua-2nya adalah seorang wanita cantik, berambut panjang, dengan pakaian pesta berwarna putih (broken white tepatnya)..

Sang nenek sempat berpikir…” aneh sekali….dua orang wanita cantik
berpakaian pesta warna putih, pada malam hari begini naik angkot” Tapi
sang nenek tidak mau meneruskan apa yang ada di pikirannya, walaupun bulu kuduknya sudah mulai berdiri. Terjadilah suasana yang dingin, hening tanpa suara pada angkot tersebut. Sang supir-pun hanya menyupir tanpa menengok atau mengeluarkan suara sedikitpun.. .cara menyupirnya pun cenderung kasar, dan ngebut-ngebutan. ..

Tak sabar sang nenek untuk tiba di daerah rumahnya…sampai akhirnya,
Sang nenek tiba di jembatan biasa tempat ia turun. setelah menyiapkan
selembar uang Rp. 10 ribu-an (karena memang tinggal satu lembar uang 10 ribuan yang dia punya) untuk membayar angkot, Sang nenek lalu memberhentikan angkot tersebut

“Bang…kiri, bang..”

Sang supir langsung memberhentikan angkotnya dengan rem mendadak tanpa
bersuara..

Lalu sang nenek turun, dan menyerahkan lembaran uang Rp. 10 ribu
terakhirnya melalui jendela pintu depan angkot…sambil menunggu
kembalian ongkosnya..

Tapi ternyata…. ……

Sang Supir langsung menginjak gas dan meninggalkan nenek tersebut tanpa mengembalikan uang sang nenek…

Nenek itu berteriak… “DASAR ANGKOT SETAAAAAAAAANNNNNNN ….!!!!! !!!!!!!!! “

:D :D :D Hehehehehehe. …..serius amat seeh bacanya… ayo kerja, kerja
ayo..